Kotaku OSP 3 Jatim
SHARE :

SI JAYA SEMANGAT TANPA BATAS

7
10/2020
Kategori : Infrastruktur
Komentar : 0 komentar
Author : Admin Web


SI JAYA SEMANGAT TANPA BATAS

Tak hanya pekerja harian atau pekerja di sektor informal, dampak ekonomi akibat Covid-19 juga mengancam penyandang disabilitas. Mereka memiliki kebutuhan khusus yang masih kurang dalam keterbatasannya di masa pandemi Covid-19, seperti pemuda 24 tahun warga Desa Sooko,Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Septian Jaya Sukma.

Jaya Sukma dengan panggilan akrabnya “Jaya”yang sebelumnya bekerja di home industri sepatu bagian serabutan, namun sejak adanya wabah Covid-19 dia dirumahkan. Sejak kecil dia tidak bisa berbicara dan tidak bisa mendengar,dan dengan keterbatasan dana dari orang tuanya maka dia juga tidak pernah mengenyam dunia pendidikan formal sehingga tidak bisa membaca dan menulis. Saat ini dia tinggal bersama ibu dan kakak laki-lakinya. Namun, dengan keterbatasannya tidak membuat Jaya berkecil hati dan berpangku tangan. Dia anak yang ke empat dari 4 bersaudara dan dia merupakan pemuda yang rajin, enerjik, tekun, dan memiliki semangat yang tinggi.

Berkat semangat dan ketekunannya, dia bisa menjadi salah satu pekerja pada program padat karya kegiatan BPM KOTAKU 2020 Desa Sooko. Walapun dia memiliki keterbatasan, dia tidak patah semangat dan tetap percaya diri. Para pekerja lain dan masyarakat sekitar pun juga ikut membantu dan memberikan semangat untuk Jaya agar dia bisa menjalani aktivitas seperti orang lain sehingga tidak ada batasan bagi dirinya untuk berkembang. Sistem padat karya pelaksanaan BPM tahun 2020 sangat berarti bagi masyarakat sekitar,banyak pekerja yang terlibat dalam padat karya dari masyarakat yang menganggur akbiat dampak covid-19 banyak usaha atau home indsutri yang berhenti untuk menata perekonomian dan usahanya semoga dengan terlibat di padat karya BPM KOTAKU 2020 desa Sooko masyarakat ada pemasukan pendapatan dan perekonomian rumah tangga bisa berjalan kembali.

Seorang pekerja yang Disabilitas tidak bisa bicara,mendengar serta tidak bisa membaca maupun menulis tapi mau menjadi pekerja dan dengan semangat nya dia tidak minder,pecaya diri dan mandiri bisa bekerja dengan baik.Hal ini bisa kita ambil positifnya bahwa seorang yang mempunyai kekurangan saja bisa memberi manfaat untuk dirinya dan keluarganya walaupun sebagai pekerja apalagi kita yang diberi kesempurnaan harus lebih baik lagi semangat Jaya semangat Padat Karya Kotaku…..(heni/isma)

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar