Kotaku OSP 3 Jatim
SHARE :

Cak Suheng : “CANDIMULYO BERBENAH LINGKUNGAN”.

7
10/2020
Kategori : Fic
Komentar : 0 komentar
Author : Admin Web


Cak Suheng : "CANDIMULYO BERBENAH LINGKUNGAN".

Desa Candimulyo Kec/Kab Jombang berada di tengah-tengah Kota Jombang. Tepatnya sebelah utara tunggu Ringin Condong dan  sebelah timur Pasar Legi. Walaupun berada ditengah Kota Jombang, status Candimulyo adalah Desa bukan Kelurahan. Sama seperti Desa Jombang yang juga masih berstatus Desa.

Karena berada di dekat pasar dan ditengah kota, komposisi masyarakat desa candimulyo sangat majemuk. Berbagai kategori masyarakat baik suku, agama dan kelas sosial ada di desa Candimulyo. Menurut keterangan Madjid- Kepala Dusun Candi- masyarakat yang hidup di Candimulyo terdiri dari berbagai jenis masyarakat. Baik masyarakat agamis maupun masyarakat abangan. Kalau dari segi kelas sosial, ada dari kelas elite maupun masyarakat bawah yang miskin. Khususnya lingkungan masyarakat yang ada di RW  1, masyarakatnya bermacam-macam. Dengan lingkungan permukiman yang padat dan kumuh.

 “ Candimulyo ini dikenal di Jombang dengan masyarakat yang cukup ruwet. Banyak anak muda yang terkena kasus narkoba dan tidak jarang yang jadi warga binaan. Ada disatu lingkungan yang anak-anaknya tidak bisa melanjutkan sekolah. Mereka pilih mengamen karena dianggap mudah mencari uang.” Cerita Pak Madjid.

Namun saat ini Desa Candimuyo, khususnya di RT 3 dan 4 RW 1 sudah mulai berbenah. Masuknya kegiatan KOTAKU menjadi stimulasi kegiatan penataan lingkungan permukiman dan lingkungan sosial di desa Candimulyo.

Dibeberapa sport kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman, seperti pembangunan jalan lingkungan, drainase dan RTH terlihat sudah menunjukan perubahan lingkungan permukiman cukup signifikan. Walaupun belum keseluruhan bisa berubah tapi setidaknya ini dapat menjadi titik masuk untuk perubahan lingkungan permukiman.

Dari aspek perubahan prilaku masyarakat, menurut penjelasan Agung ( askot safeguard Kab Jombang), sudah menunjukan tanda-tanda perubahan yang lebih baik.

“ Pada awalnya teman-teman faskel menemukan kesulitan karena adanya penolakan dari beberapa anggota masyarakat. Misalnya untuk penatanaan jalan, drainase  dan buitifkasi lingkungan, ada masyarakat yang tidak setuju. Namun teman2  faskel  terus melakukan pendekatan khusunya ke beberapa orang tokoh kunci. Dan ketika pembangunan berjalan serta hasilnya sudah bisa dilihat,  orang-orang yang awalnya tidak setuju justru mereka sangat mendukung dan minta lingkungan disekitarnya untuk diperbaikian”. Tandasnya.

Untuk melakukan perubahan prilaku masyarakat memang tidak mudah. Karenanya butuh kerja keras dan konsistensi. Melalui kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman yang dilakukan BKM dan KSM saat ini, setidaknya bisa menjadi start menuju perubahan prilaku masyarakat di desa Candi Mulyo. Semoga………..

 

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar